Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Dikaitkan dengan Malam 1 Suro, Apa Itu Weton Tulang Wangi? Sebaiknya Hindari 4 Pantangan di Malam Satu Suro


Istilah weton tulang wangi kerap didengar saat mendekati tanggal satu Suro dalam kalender Jawa.

Diketahui malam 1 Suro merupakan malam yang menandai awal bulan pertama dalam penanggalan Jawa, yang bertepatan dengan 1 Muharram dalam penanggalam Islam.

Tahun ini, 1 Suro 2024 akan jatuh pada Minggu, 7 Juli 2024.

Sementara malam satu Suro 2024 akan jatuh pada Sabtu, 6 Juli 2024 setelah matahari terbenam.

Sura atau Suro adalah nama bulan yang menandai peringatan tahun baru Jawa.

Menurut kepercayaan tradisi Jawa Kuno, seseorang yang dengan weton tulang wangi memiliki banyak pantangan, khususnya jelang malam satu Suro.

Hal ini dikarenakan, weton tulang wangi memiliki keistimewaan yang mampu memikat aura mistis dan daya tarik mereka terhadap makhluk gaib semakin kuat saat malam satu Suro tiba.

Diketahui, malam satu Suro adalah malam yang cukup sakral bagi kepercayaan tradisi Jawa, sehingga ada banyak pantangan pada hari-hari tersebut, Khususnya bagi weton tulang wangi.

Namun, kapan malam satu Suro akan tiba, dan apa saja pantangan bagi weton tulang wangi pada malam tersebut?

Berdasarkan kalender Jawa, malam satu Suro tahun 2024 diperkirakan akan berlangsung pada bulan ini tepatnya pada tanggal 6 atau 7 Juli mendatang.

Dikutip dalam Weton Jawa Official, inilah pantangan yang harus dihindari pemilik tulang wangi agar tidak menarik daya pikat makhluk halus di malam satu Suro.

1. Berbicara buruk

Berbicara hal yang negatif sebaiknya dihindari bagi pemilik weton tulang wangi.

Menjaga perkataan yang keluar dari mulut dari ucapan buruk adalah hal yang wajib dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan.

Bagi pemilik tulang wangi, bulan ini menjadi tempat untuk berintropeksi diri dan menyambut versi terbaik.

2. Larangan keluar saat satu suro

Pemilik weton tulang wangi juga diimbau untuk tidak keluar rumah apabila tidak ada keperluan mendesak.

Hal ini karena banyak energi buruk pada malam saru Suro, dan banyak musibah yang akan datang jika kita pergi jauh.
3. Menikah

Beberapa daerah di Jawa, masih lekat untuk menerapkan pantangan menikah pada malam satu suro,hal ini karena dianggap akan membawa hal negatif di kehidupan selanjutnya.

Saat mengadakan hajatan pernikahan pada malam satu suro, dipercaya akan membawa kesialan ke pengantin dan orang yang terlibat di acara itu.

4. Pindah rumah atau renovasi

Bagi weton tulang wangi sangat ditegaskan untuk tidak merenovasi atau membangun rumah, hal ini bertujuan untuk meminimalisir kesialan pada rumah dan seisinya.

Kesialan itu bisa berupa rezeki yang hancur, sakit bagi pemiliknya, retaknya hubungan dan lainya.

Maka sebaiknya membangun atau merenovasi rumah bisa dilakukan sebelum maupun sesudah malam satu suro.

Ditambahkan dari Primbon Jawa, berikut adalah 11 weton yang masuk dalam kategori tulang wangi, Senin pon, Senin wage, Senin pahing, Selasa legi, Rabu kliwon, Rabu pahing, Kamis wage, Sabtu wage, Sabtu legi, Minggu pon, Minggu kliwon.

Daftar Weton Tulang Wangi

Perhitungan weton bisa diketahui setelah menggabungkan jumlah pasaran dan harian seseorang ketika lahir. Pasaran terdiri dari Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon, sedangkan harian terdiri dari Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu dan Minggu.

Hitungan tersebut didasarkan pada kalender Jawa yang digunakan masyarakat Jawa hingga kini. Tentu, pengelompokannya tidak bisa dilakukan secara sembarangan.

Sebagaimana disebutkan sebelumnya, ada 11 weton yang dikategorikan sebagai “tulang wangi”, yaitu Kamis Wage, Sabtu Legi, Minggu Pon, Minggu Kliwon, Rabu Pahing, Rabu Kliwon, Selasa Legi, Senin Kliwon, Senin Wage, dan Senin Pahing.

Weton tulang wangi dinilai bisa memberikan pengaruh besar pada kehidupan seseorang. Sebab, karakter mereka sangat kuat dan positif. Mereka juga memiliki bakat yang beraneka ragam.

Deretan weton tulang wangi dianggap memiliki aroma tubuh yang wangi, sehingga disukai oleh jin dan makhluk halus lainnya. Pada momen-momen tertentu, misalnya malam 1 Suro, mereka akan lebih peka terhadap kehadiran makhluk ghaib. Bahkan, mereka yang memiliki indra keenam juga bisa melihat wujudnya dengan jelas.


Waspada boleh namun harus tetap lebih percaya kepada ALLAH SWT dengan memperkuat Pertahanan Lahir dan Batin, lebih banyak beribadah dan pasrah kepada Allah adalah jalan terbaik, serta lebih diperbanyak amal sholeh dan shodaqoh dan berbuat kebajikan kepada sesama.


Posting Komentar

0 Komentar